Setting Konfigurasi Driver Barcode Printer

Promo BestSeller : Mesin Kasir | Program Kasir | Barcode Scanner
 

Konfigurasi printer Barcode dilakukan untuk hal-hal sebagai berikut:

  • Pertama kali digunakan.
  • Untuk mengganti kecepatan cetak Printer.
  • Untuk mengganti tingkat kehitaman/ketebalan hasil cetak. (Disarankan untuk tetap memakai setting DEFAULT atau yang lebih tipis, supaya umur Head menjadi lebih awet)
  • Untuk mengganti supplies sensor. Ada 2 jenis sensor pada supplies kertas/stiker barcode. Sensor BLACK MARK ditandai dengan adanya garis warna hitam untuk menandai antar baris. Atau Sensor GAP yang menandai pergantian baris dengan baris kosong. Anda juga bisa memilih No Sensor atau Continous yang berarti pengenalan adalah berdasar ukuran stiker yang telah anda tetapkan.

Perhatian :

KESALAHAN PEMILIHAN JENIS PRINTING DAN JENIS SENSOR akan menyebabkan printer barcode error (lampu MERAH menyala) setelah melakukan printing. Anda harus melakukan konfigurasi terlebih dahulu.

Sebelum melakukan setting konfigurasi

Ada beberapa hal yang harus anda ketahui terlebih dahulu sebelum melakukan setting konfigurasi printer barcode, yaitu :

  1. Ukuran label / tag yang akan digunakan.
  2. Apakah label / tag tersebut jenis DIRECT THERMAL (Tanpa ribbon) atau jenis THERMAL TRANSFER (dengan Ribbon) ? Kebanyakan industri memakai sistem thermal transfer karena hasilnya yang lebih bagus, lebih tahan lama, dan mempunyai pilihan media/sticker/tag/paper yang lebih beragam.
  3. Pastikan driver yang benar sudah terinstall di komputer anda. *
  4. Pastikan printer yang anda inginkan sudah AKTIF. **
  5. Pastikan port/interface sudah dipilih secara benar (LPT, COM, atau USB). ***
  6. Untuk port USB pastikan anda memilih port yang benar. ***

* Lihat di artikel : Printer – Instalasi Driver Printer

** Lihat di artikel : Printer – Mengaktifkan Default Printer

*** Lihat di artikel : Printer – Mengganti Port

Untuk melakukan konfigurasi printer Barcode, pilih :

Start Menu  Setting  Printer And Faxes ( Windows XP )

atau

Start Menu  Devices and Printers ( Windows Seven / Vista )

Pilih printer yang akan di-set (misalnya TSC TTP 244+) kemudian tekan klik kanan dan properties :

Pilih tab Advanced dan tekan tombol Printing Default.

Pilih Tab Options yang ditandai dengan lingkaran biru.

Perhatikan anda bisa mengganti kecepatan printer dengan mengganti pilihan pada bagian yang dilingkari warna merah.

Untuk mengganti tingkat kehitaman hasil cetak, anda dapat menggeser slider pada bagian yang dilingkari warna hijau.

SARAN DAN ANJURAN

  • Jika hasil cetakan printer anda kurang hitam, bisa jadi karena RIBBON dan LABEL yang digunakan tidak sesuai. Anda dapat menambah tingkat kehitaman / DARKNESS, namun ini berarti barcode printer anda akan memanaskan lebih lama, dan akan berpengaruh kepada keawetan dari HEAD THERMAL dari barcode printer.
  • Jika anda tidak memerlukan kecepatan data tinggi, Print Speed dapat anda turunkan menjadi 3 atau 4 inch per-second untuk menambah tingkat keawetan motor dari barcode printer.

Untuk mengganti sensor, pilih tab Stock yang dilingkari warna biru.

Gantilah dengan

Pastikan menggunakan method THERMAL TRANSFER jika anda memakai kertas atau label yang juga menggunakan Ribbon.

Untuk Type pilihlah sesuai dengan jenis kertas / sticker anda.

Jika di antara baris label yang satu dengan baris label berikutnya ada spasi pemisah, maka anda harus memilih LABELS WITH GAPS.

Anda juga wajib mengukur GAPS atau jarak antara baris label dengan baris label berikutnya, serta memasukkannya ke bagian Gap Height.

Jika dibagian belakang kertas anda terdapat garis-garis hitam (disebut dengan BLACKMARK) dan tidak ada jarak (GAP) antara label baris satu dan baris berikutnya, maka anda dapat memilih LABELS WITH MARKS

Anda juga wajib mengukur tinggi dari garis hitam (MARKS) pada bagian belakang kertas, membaginya dengan 2 dan memasukkannya ke bagian Mark Height.

Anda juga dapat me-nonaktifkan sensor label dengan memilih CONTINUOUS. Apabila anda menggunakan ukuran label yang selalu sama (misalnya 32x18mm), maka anda dapat menggunakan metoda CONTINOUS. Metoda ini juga dapat digunakan, jika sensor di printer barcode mulai mengalami kerusakan, atau jika cetak blackmark di kertas anda kurang bagus.

Intinya, anda dapat menggunakan type CONTINOUS untuk label GAP maupun label BLACKMARK. Kelemahannya, jika anda mencetak dengan jumlah yang cukup besar dalam waktu yang bersamaan, biasanya akan ada pergeseran beberapa mili. Jika anda memilih menggunakan tipe sensor, maka printer barcode dapat melakukan adjustment otomatis berdasarkan posisi gap atau blackmark – sehingga kemungkinan pergeseran menjadi lebih kecil.

Fasilitas Media Handling  Post Print Action adalah untuk memberitahu barcode printer, setelah mencetak label terakhir apa yang akan dilakukan.

Jika anda memilih Peel Off dan memasukkan 1 inch ke isian Feed Offset,

Maka setelah mencetak label terakhir barcode printer akan menyedot kertas kembali sepanjang 1 Inchi.


Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut, jangan ragu-ragu untuk menghubungi kami melalui nomor hotline marketing atau silakan datang langsung ke lokasi kantor kami yang terdekat di kota anda :

Toko mesin kasir, komputer kasir, Rak Supermarket terlengkap di Indonesia
Ruko RMI Blok G-33
Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya

Phone   : 031-503.0123
Hotline : 0823-0123-8000
Pin BBM : 54a88c1a
WhatsApp : 0823-0123-8000

Leave a Reply