Membuat Label 32x18mm Pada Bartender 7

Promo BestSeller : Mesin Kasir | Program Kasir | Barcode Scanner
 

Tampilan awal Bartender

Default satuan adalah inches. Ubah ke milimeter dengan cara memilih menu View dan Options. Pada bagian units ganti dengan MILIMETER.

Untuk membuat layout dari label barcode anda, tekan tombol layout seperti ditunjukkan lingkaran merah pada gambar.

Akan muncul menu Page Setup. Masukkan ukuran Width (lebar label roll keseluruhan, bukan lebar per-label/sticker) dan tinggi per-label – dalam milimeter.

Dibagian orientation, default mode adalah portrait.. artinya anda memilih untuk membuat tampilan layout secara mendatar/horizontal. Untuk membuat secara vertikal anda dapat memilih landscape.

Pindahkan pada tab Margins, dan ubah margin sesuai dengan roll label anda. Untuk mudahnya, isi semua dengan nilai 0.

Sekarang Pindahkan ke tab Label dan gantilah jumlah column sesuai dengan roll label anda. Column adalah jumlah label untuk tiap baris label.

Sekarang anda masuk pada mode designer. Tekan icon yang dilingkari warna merah untuk membuat barcode dan icon dilingkar hijau untuk membuat text/tulisan.

Cobalah untuk membuat barcode.

Sekarang tekan klik kanan pada barcode dan pilih properties, maka akan tambil menu seperti ini. Kemudian pilih tab Data Sources.

Cobalah untuk mengubah Screen Data dan menekan ok. Kemudian lihat perubahan pada layar desain anda.

Dengan menekan tab Barcode anda dapat memilih simbologi atau jenis barcode yang akan dipakai. Pilihan terbagus yang lazim digunakan adalah Code 128.

Pada tab Human Readable, di bagian visibility anda dapat memilih Full untuk menampilkan tulisan yang menunjukkan angka/huruf yang di-representasikan oleh barcode, atau memilih None untuk memilih hanya menampilkan barcode tanpa tulisan.


Dibagian position, anda dapat menentukan posisi tulisan tadi di atas barcode atau di bawah barcode.

Sekarang cobalah membuat desain seperti ini.

Bartender memiliki kemampuan untuk mengambil data langsung dari database. Jadi anda tidak perlu mengganti screen data, setiap kali anda menginginkan untuk mencetak barcode suatu barang. Sebagai pilihannya Bartender dapat mengambil data anda, baik berbentuk file teks maupun berbentuk ODBC.

Pindahkan tab pada bagian data source dan pilih database.

Untuk pertama kali, anda harus memilih barcode anda akan menggunakan data dari mana atau dari file text apa. Pilih Database Setup

Akan muncul menu database wizard, tekan Next.


Pilih text file dan tekan next

Pilihlah file text anda, misalnya file c:\datacetak.txt

Contoh isi file text adalah :

001,BARANG A,Rp.10000,12

002,BARANG B,Rp.125000,6

003,BARANG C,Rp.7750,12

dengan urutan : Kode Barang / Barcode , Nama Barang, Harga, dan Jumlah Cetak

Karena pemisah antar data di text file menggunakan tanda koma, anda harus memilih Comma.

Bartender akan menanyakan apakah baris pertama dari text file anda berisi keterangan/header. Dalam contoh di atas, baris pertama langsung menunjukkan data. Jadi anda memilih dengan No.

Setelah selesai, pilih tab Browse dan seharusnya anda melihat hasil seperti ini.

Cobalah menambahkan text harga untuk menunjukkan harga produk yang diambil dari database text file.

Langkah terakhir anda harus menentukan berapa kali barcode untuk setiap produk tersebut akan dicetak. Pada contoh text file tadi, field ke-4 berisikan data tersebut.

Untuk mereferensikan jumlah cetak dari file database, tekan menu File dan pilih Print.

Kemudian tekan tombol yang dilingkar warna merah.

Akan muncul menu di bawah ini. Pilihlah set by Data Source

Kemudian pindahkan ke tab DataSource, dan masukkan Field 4.


Jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut, jangan ragu-ragu untuk menghubungi kami melalui nomor hotline marketing atau silakan datang langsung ke lokasi kantor kami yang terdekat di kota anda :

Toko mesin kasir, komputer kasir, Rak Supermarket terlengkap di Indonesia
Ruko RMI Blok G-33
Jl. Ngagel Jaya Selatan
Surabaya

Phone   : 031-503.0123
Hotline : 0823-0123-8000
Pin BBM : 54a88c1a
WhatsApp : 0823-0123-8000

Leave a Reply